Friday, February 1, 2019

3 Langkah Mudah Menyiapkan Channel YouTube Anda Siap Dimonetasi

source: behave.com

Menjadikan hobi sekaligus penghasilan, tentu ini adalah hal menyenangkan, yang kini banyak diburu orang melalui kanal berbagi video YouTube. Namun dewasa ini bukan hal mudah untuk bisa bergabung sebagai partner YouTube dan membuat video anda mendapatkan iklan yang berujung pada penghasilan anda.

Dari waktu ke waktu, YouTube semakin memperketat peraturan untuk bergabung sebagai publisher mereka. Jika beberapa tahun yang lalu, channel baru sekalipun bisa langsung mendapatkan iklan, namun kini tidak lagi. 

Untuk bisa menjadi partner YouTube setiap channel diwajibkan sudah memiliki 1000 subscriber dan 4000 jam tayang dalam 12 bulan terakhir. Itu pun tidak langsung diterima, melainkan masih akan direview secara manual oleh tim YouTube, sebelum mereka memastikan channel anda layak menjadi partner publisher mereka.

Melihat angka 1000 subscriber dan 4000 jam tayang memang terlihat menakutkan. Namun sebenarnya jika kita bisa menyiapkan dengan baik dan benar, maka angka di atas hanyalah sekedar angka, bukan suatu hal yang perlu dijadikan momok.

Lalu, seperti apakah tips dan trik untuk bisa diterima dan melewati persyaratan tersebut dengan mudah, tanpa harus melakukan  pelanggaran dan kecurangan yang tidak diperbolehkan oleh YouTube? 

Simak ulasan 3 langkah menyiapkan channel anda untuk dimonetasi berikut ini:

1. Mempesiapkan 'alat dan bahan'

source: progressnews.com
Masuk ke dunia 'peryoutube'an' bagi saya sama seperti kita mau memasak. Sebelum memulai harus mempersiapkan alat dan bahan dengan sebaik mungkin, demi menghasilkan masakan yang enak.

Namun, tentu saja bahan - bahan di sini pastinya bukan tepung dan gula, hehehe. Tapi alat dan bahan yang saya maksudkan adalah seperti apa alat - alat yang kita persiapkan untuk 'nge-youtube' dan juga ide - ide nya. 

Untuk alat sendiri, sebenarya untuk bisa menjadi partner YouTube yang baik, tidak harus memiliki alat - alat kelas tinggi. Apapun yang anda miliki, mau handycam jadul atau sekedar hape berkamera itu sudah cukup, asal bisa menghasilkan gambar dan suara dengan baik. 

Kemudian yang utama kedua, tentu adalah peralatan untuk melakukan editingnya. Tak perlu berpatokan pada PC dengan spek gahar, namun ponsel pintar yang saya yakin ada di genggaman anda itu pun sudah cukup. Berbagai aplikasi editing sekarang bisa dengan mudah anda unduh. Tentu jangan lupa untuk mempelajari editing nya dengan baik.

Selanjutnya, untuk alat apa saja yang mau digunakan, ini pun sangat menyesuaikan dengan channel apa yang ingin anda garap, vlog, dokumentasi, gaming, atau tutorial? Semua memerlukan spesifikasi alat yang berbeda. Namun sekali lagi saran saya, tidak perlu alat - alat mahal, yang penting cukup dahulu, untuk memulai beraksi di YouTube.

Kemudian terkait dengan bahan, inilah yang menurut saya jauh lebih penting dibanding alat. Karena konsep dan ide ini lah yang paling mahal ada di dunia industri kreatif seperti YouTube ini

Sebelum anda memulai channel, anda harus sudah mempersiapkan konsep dan juga ide video yang mau anda hasilkan. Saran saya, jadikan hobi dan kegemaran anda sebagai sebuah video. Karena melakukan sesuatu yang berkaitan dengan hobi jelas tidak akan membuat kita kelelahan dan bosan.

Hal selanjutnya yang bisa anda lakukan setelah menemukan ide, adalah mulai mencoba mengamati channel YouTube yang punya kesamaan dengan tema video anda. Dimana, hal ini bukan berarti anda harus mencontoh atau menduplikasi, namun setidaknya, anda bisa menemukan refrensi dan mempelajari kesulitan - kesulitan yang mungkin muncul saat proses produksi video.

2. Produksi video dan ujian kesabaran 

source: wallstreet.com
Inilah momen penting dalam menyiapkan video anda untuk siap dimonetasi. Dimana, boleh dibilang semua daya upaya anda akan diuji demi bisa memenuhi persyaratan (1000 subs dan 4000 jam tayang) untuk bisa mendapatkan iklan dari YouTube. 

Bagi saya dalam tahap awal, anda bisa menomorduakan kualitas video, namun lebih penting anda untuk bisa punya jadwal tetap dalam melakukan produksi dan pengunggahan video ke YouTube. 

Setelah anda sudah mulai memiliki jadwal tetap, maka anda mulai diwajibkan melakukan pengamatan dan analisa bagaimana 'kelakuan' para pemirsa anda, untuk mengetahui video seperti apa yang lebih mereka sukai. Setelah itu, baru anda bisa mencoba memperbaiki video, entah itu dari segi kualitas, konsep, dan lain sebagainya. 

Sangat saya sarankan anda untuk selalu membuat video se orisinil mungkin. Selain video, juga upayakan agar musik latar belakang yang anda gunakan bebas dari hak cipta. Paling aman anda bisa mendapatkannya dari YouTube music library. 

Ujian kesabaran memang ada di sini. Karena bagi anda yang baru memasuki dunia YouTube, jangan harap anda bisa langsung mendapatkan subs dan viewers dengan cepat. Kecuali anda artis atau pesohor.

Sehingga yang bisa anda lakukan, adalah dengan rajin mengunggah video, sesuai dengan kemampuan anda, mempelajari perilaku pemirsa, berinteraksi dengan mereka sebaik mungkin. 

Selain itu, jangan pernah lupakan trik SEO On Page dan SEO off page, demi bisa mendapatkan kredibilitas yang baik bagi channel anda, sehingga YouTube sendiri tidak segan - segan untuk bisa merekomendasikan video anda kepada para pemirsa nya. 

Karena dengan rekomendasi video ini, anda sudah tidak perlu repot lagi untuk share sana -sini demi bisa mendapatkan pemirsa dan pelanggan. 

3. Durasi video adalah kunci

washingtonpost.com

Ketika kita bicara jam tayang, artinya kita sedang mendiskusikan seberapa lama pemirsa bertahan menyaksikan video anda. 

Video dengan durasi pendek (1-2 menit) menurut saya, akan membutuhkan waktu yang lama demi bisa memenuhi persyaratan jam tayang. Bisa saja memang, tapi anda membutuhkan penonton yang sangat banyak, apalagi jika jumlah konten video anda masih sangat minim.

Sehingga saya sarankan, untuk memproduksi video dengan durasi yang lumayan panjang. Setidaknya untuk bisa cepat memenuhi persyaratan ini, anda memerlukan video dengan durasi minimal 5 menit. Namun paling ideal adalah video dengan durasi 10 menitan. 

Tapi tentu saja, anda juga harus menyiapkan konten anda dengan baik betul, agar pemirsa benar - benar mau berlama - lama menghabiskan waktu melihat video anda. Karena jika isi nya mereka anggap kurang menarik, maka rasa - rasanya, kita hanya buang - buang waktu membuat video berdurasi panjang ini. 

Dengan video berdurasi panjang, selain mempercepat proses pemenuhan syarat jam tayang, juga bisa menjadi senjata untuk meraih subscriber lho, kok bisa? 

Ya bisa, karena pemirsa yang sudah betah melihat video kita, pasti ingin melihat produksi selanjutnya, dan mau dengan penuh keikhlasan melakukan subs ke channel kita. Selain itu karena mereka nilai bagus, bukan tidak mungkin, mereka juga akan merekomendasikan channel kita kepada teman - teman dan saudaranya, atau juga membagikan di media sosial. 


Itulah tadi, 3 tips dan trik untuk mempersiapkan channel YouTube kita agar siap untuk dimonetasi dengan cepat dan aman. 

Selamat ber-YouTube ria ya!!!











Sunday, January 29, 2017

React Video dan Faktanya yang Menyedihkan di Tanah Air


SENANGVIDEO - video, saat ini menjadi tren di dunia maya, khususnya You Tuber. Namun apa sih sebenarnya reacting video ini, dan masuk gak ya dalam video kreatifitas? Nah dalam artikel kali ini saya akan membedah reacting video secara mendalam.
Dari arti bahasanya tentu anda semua juga sudah pasti paham dari kata dasar react yang artinya jelas reaksi. Dimana dalam react video, seseorang akan memberikan reaksi terhadap suatu fenomena ataupun sebuah hal. Tampilan nya juga Cuma begiti-begitu aja, sebuah video diputer, lalu space view nya dibagi dua, satu untuk video dan satu ke muka si penyetel video, setelah itu kita akan melihat dan menikmati bagaimana reaksi –reaksi nya.
Kalau Cuma begitu doang, lalu dimana nilai atau value react video? Nah nilai react video sebenarnya ada dua yaitu:

1.       Pelaku, atau objek react merupakan publik figur. Artinya yang melakukan react adalah seseorang yang sudah terkenal. Tentu saja kita semua selalu kepo dengan keseharian para selebritis, khususnya para fans berat mereka. Sehingga tentu apapun kegiatan mereka jadi menarik.

2.       React yang dihasilkan spontan dan natural. Value semacam ini biasanya berharap pada reaksi spontan yang dihasilkan si penikmat video tersebut. Biasanya hal tersebut bisa terjadi bila seseorang baru pertama kali melihat video tersebut, dan menghasilkan ekspresi spontan yang menarik.

Sebenarnya sebelum ramai kini dilakukan oleh YouTubers di Tanah Air, video react sudah sejak lama dilaukan oleh program –program televisi di luar negeri. Sebut saja  ada salah satu program di MTV, dimana sejumlah selebriti disuruh melihat video- video lucu dan disuruh mengkomentari.  Namun sekali lagi yang menjadi objek dan nilai video nya adalah selebritis.


Menjamurnya React Video, dan Matinya Kreativitas
Fenomena yang terjadi saat ini di dunia video kreatif berbasis YouTube, adalah dimana – mana orang membuat react video. Mungkin yang terkini adalah peristiwa “ikan tongkol” Presiden Jokowi. Dimana hal ini langsung disikat habis oleh para YouTubers Tanah Air. Hasilnya adalah duplikasi dan juga pengulangan video react yang terkesan sangat dipaksakan. Bukan saja video “ikan tongkol” beberapa kali video lain juga mengalami fenomena yang sama.
Lalu apa yang sebenarnya mendasari YouTuber memilih membuat video react? Dari analisa Senang Video, ada 3 hal utama yang membuat para pembuat video kreatif jadi pembuat video reaktif?

1.       Lagi Ngetren
Jelas ini adalah alasan utama, khususnya para YouTuber muda untuk akhirnya me react video. Padahal belum tentu apa yang mereka react atau bagaimana reaksi mereka terhadap suatu video menarik untuk dilihat dan mendatangkan viewers.

2.       Mudah
Ini juga menjadi alasan selanjutnya, kami survey seseorang melakukan video react. Membuat video react (yang asal-asalan) jujur saja tidak membutuhkan terlalu banyak peralatan dan berpikir. Tinggal ambil satu kamera, pasang menghadap wajah dengan tripod, and… done. So simple, ga perlu banyak mikir, tenaga dan sumber daya yang lain.

3.       Cara Instant Jadi Terkenal
Dengan berbagai kemudahannya, dan juga bagaimana viralitas video react YouTubers dunia, serta viewersnya yang bikin tergiur tentu saja banyak yang berpikir bahwa react video merupakan cara paling mudah untuk mencapai suatu level keterkenalan di You Tube.
Namun sayangnya, 3 alasan di atas sangat –sangat tidak tepat untuk membuat anda menjadi terkenal dan menjadi seorang YouTuber handal. Dari analisa yang kami lakukan, 80 persen pelaku react video secara asal –asalan endingnya adalah di bully, view jelek dan juga mendapatkan dislike.
Yang perlu diingat secara teori, react video harus memenuhi dua unsur yang telah kami sebutkan sebelumnya di atas, publik figur, dan juga natural atau spontanitas.
Jadi saran kami, daripada anda –anda mencoba melakukan duplikasi video react, karena hanya ikut –ikutan atau gampang banget, sebaiknya saat ini mulai anda tinggalkan.
Mari kita menjadi seorang YouTuber yang memiliki “nilai” entah itu dari karakter, atau ciri khas anda, atau juga bagaimana memariknya gambar, dan kreativitas video yang anda hasilkan.
Selalu Senang Video Ya…. !!!



Friday, January 20, 2017

Ini Dia 4 Jenis Microphone Yang Paling Keren Anda Gunakan Dalam Produksi Video


SENANGVIDEO.XYZ -Produksi video tak bisa lepas dari audio. Dalam berbagai jenis videografi, peran audio juga tak kalah penting. Kejernihan suara menjadi nilai plus –plus bagi gambar yang istimewa.
Sebagaimana ‘cakepnya’video yang kita hasilkan, namun bilamana kualitas audionya buruk, sudah pasti akan sangat mempengaruhi hasil akhir dari produksi kita.
Karena nya mengenali sensitivitas microphone internal perekam video merupakan hal yang sangat penting bagi kita.  Jika memang dirasa mic bawaan kamera dirasa kurang mumpuni, tentu kita wajib menambahkan mic eksternal.
Nah, begitu banyak jenis dan produk mic di pasaran untuk videografi, dan alat bantu rekam audio tersebut masing – masing memiliki fungsi yang berbeda – beda. Nah, untuk mengenali fungsi masing – masing, kali ini Senang Video akan membantu menjelaskan kepada anda:
1.       Microphone Condenser
microphone yang merubah suara akustik menjadi sinyal digital / elektromagnetik dengan media diafragma dua buah plat besi sebagai penerima getaran yang dihasilkan dari suara input . Microphone jenis ini sering digunakan pada studio rekaman musik dan dalam dunia youtube , biasanya para Youtuber Game yang kerap menggunakan mic jenis ini .
2.       Microphone Lavalier
Adalah microphone yang menggunakan Electret atau Ribbon diaphragm sebagai media input sinyal suara dari luar . Micrphone Lavalier juga sering disebut dengan clip on mic seperti yang kerap digunakan oleh para pembawa acara di televisi .
Mic Lavalier juga dikenal dengan nama Clip On, adalah mic yang sering digunakan oleh pembawa acara sebuah televisi . Sedangkan untuk Youtuber , mic jenis ini sangat cocok jika sedang melakukan vlog di luar ruangan seperti moto-vlog dan travel-vlog karena ukurannya kecil sehingga penampilan kita tidak terlihat aneh .
3.     Microphone Shotgun 
      Microphone ini yang hanya menerima sinyal suara dari satu arah saja . Karena bentuknya yang silinder , membuat microphone ini sangat baik kualitas suaranya dan hanya akan menerima suara dari sumber yang diarahkan . Itulah kenapa dinamakan Shotgun . Shotgun Microphone sering dipakai saat shooting film , biasanya “ditembak” dari atas sumber suara . Youtuber yang menggunakan Kamera jenis DSLR biasanya memilih microphone ini .
4.       Boom Mic
Merupakan jenis mic yang bekerja merekam suara secara bentuk setengah bola (parabola). Artinya daya rekam boom mic akan mencakup area tertentu. Biasanya boom mic dipakai untuk shooting film, dan memerlukan audio man tersendiri, yang biasa disebut dengan boomer. Karena fungsi nya yang bisa mencakup area tertentu, biasanya boom mic ditaruh di bagian atas dari objek yang ingin direkam suaranya.
Itulah empat jenis mic yang biasa digunakan dalam dunia broadcasting dan juga videografi. Nah, jadi sekarang anda bisa menentukan mic jenis apakah yang paling tepat dengan kebutuhan anda masing –masing.


Thursday, January 5, 2017

Memahami dan Menyikapi Dengan Bijak 'Badai' Suspend Youtube


Dalam beberapa bulan terakhir para Youtuber di tanah air dilanda keresahan luar biasa, apa lagi kalau bukan sola ‘badai suspend’ yang mengganas dan melahap begitu banyak kanal. Bahkan jika sebelumnya hanya kanal –kanal yang ditenggarai sebagai reupload, namun akhir –akhir ini kanal dengan konten ori pun tak lepas dari sapuan ‘badai’ ini.
Penulis sendiri merasakan juga dampak dari badai yang mulai berhembus sejak Bulan Oktober 2016 ini. Beberapa kanal yang dikelola juga mengalami, bahkan sebuah kanal baru yang dibuat dengan akun Google fresh pun bisa langsung hilang tanpa  pemberitahuan sebelumnya. Wow ngeri coy!
Nah, dari sinilah penulis mencoba beberapa eksperimen dan analisa terkait dengan apa yang terjadi dengan YouTube, dan minimal bagaimana agar aman dari ‘badai’ yang tampaknya tak kunjung reda ini.
Memahami penyebab Suspend (video)
Sebenarnya apa penyebab suspend? Semua sejatinya sudah dijelaskan dengan sangat mendetail di bagian bantuan dan juga panduan YouTube. Namun secara singkat mungkin ada beberapa hal yang menyebabkan suspensi ini, khususnya terkena badai.
1.       Video non ori (re-upload)
Video yang full rupload tanpa tersentuh editing jelas jadi suspect utama yang terkena badai suspend. Penulis pernah melakukan ujicoba sebuah video reupload dengan monetasi, dalam waktu kurang dari 1x24 jam bisa langsung hilang, bukan saja video nya namun langsung bersama kanal nya.

2.       Video recycle
Video daur ulang juga menjadi korban teratas berikutnya dari badai suspend. Tampaknya algoritma dan bot Google Youtube sudah semakin canggih untuk bisa mendeteksi adanya reupload di sebuah video.

3.       Video yang melanggar pedoman komunitas
Video yang semacam ini tampaknya sekarang sudah tidak lagi mendapat SP (peringatan 1,2 dan 3 seperti sebelumnya, namun yang ada langsung dibabat habis oleh Youtube, tanpa ada peringatan.

Selain tiga jenis video di atas, ada satu hal yang sama, yaitu video yang dimonetasi. Penulis pernah mencoba mengunggah sebuah video reupload tanpa monetasi, hasilnya masih aman dan paling banter hanya peringatan. Namun, ketika video yang sama dicoba monetasi maka hasilnya kanal langsung menghilang.

Mengapa ‘Badai’ Ini Muncul?
Dari analisa penulis, badai ini sebenarnya menyerang secara global. Namun memang serangan di wilayah Asia Tenggara, khususnya Indonesia terasa lebih masif. Mengapa begitu?
Hal tersebut rupanya tak lepas dari tekanan pemerintah Indonesia melalui Kemenkominfo  kepada YouTube khususnya untuk menghilangkan banyak konten, khususnya yang terkait dengan paham radikal dan juga hal berbau p*rn*graf* dan juga s*ks. Disamping juga banyaknya masukan dan flag dari para pemilik konten besar yang video kanalnya jelas –jelas di reupload.
 Rupanya, tekanan - tekanan inilah yang langsung disikapi Youtube dengan membuat bot baru yang jauh lebih ganas dari sebelumnya. Sehingga akhirnya membuat banyak kanal (khususnya kanal reupload dan baru langsung terlibas habis).
Disamping itu, adanya masalah perpajakan dengan pemerintah Indonesia rupanya juga memaksa Youtube untuk memutar otak mencari solusi, karena bagaimanapun Indonesia adalah pangsa pasar terbesar mereka, namun pajak Rp 4Trilyun juga jelas bukan jumlah yang kecil untuk  dibayarkan.
Mau tidak mau tampaknya hal ini membuat manajemen Google yang juga menjadi induk dari Youtube membuat penghematan besar, dan salah satunya adalam melalui ‘penertiban’ kanal di Youtube ini. Dengan begitu mereka jelas bisa menghemat space server.
Bahkan tampaknya untuk masalah pajak ini juga berdampak pada CPC dan impresi iklan yang semakin seret dari hari ke hari, khususnya di Youtube.
Hal tersebut mungkin bisa dilihat dari bagaimana ganasnya bot Youtube saat ini menyerang kanal – kanal baru yang reupload dan memonetasi. Bahkan kurang dari 24 jam sebuah kanal bisa di babat. Wow!

Lalu adakah cara untuk menghindar dari badai ini?
Sebenarnya penulis juga belum bisa memastikan benar cara terbaik untuk menghindari hal tersebut. Tapi dari beberapa ujicoba dan analisa yang dilakukan penulis, memang ada beberapa hal yang bisa membuat sebuah kanal bisa selamat dari badai ini.

1.       Jangan memonetasi video
Berat? Jelas memang, namun ternyata hal ini teramat sangat efektif. Bahkan sebuah video yang jelas – jelas reupload pun bisa selamat. Jadi saran penulis, paling tidak anda jangan terlalu terburu – buru memonetasi video, khususnya bagi anda pemilik akun Google baru.

2.       Hindari Reupload dan video yang bersebrangan dengan pedoman komunitas
Sekali lagi, hindari reupload, khususnya dengan editan yang minimalis, karena inilah video yang tampaknya jadi target utama bot Youtube, disamping juga video yang jelas –jelas melanggar pedoman komunitas

3.       Pilihlah Judul, Deskripsi, dan Tag dengan tepat
Pemilihan judul, deskiripsi dan meta tag dengan tepat dan lengkap rupanya juga menjadi faktor kesekian yang ‘sementara’ ini bisa membuat kita aman dari badai suspend. Sebisa mungkin hindari judul video yang sama dengan video lain, begitu juga deskripsi. Untuk meta tag, usahakan jangan terlalu banyak tagging, atau video anda akan dianggap spam dan berakhir dengan suspend.

Hal – hal yang dituliskan dalam artikel ini sebenarnya belum pasti, karena hanya berdasarkan pengalaman pribadi penulis. Karena memang belum ada juga keterangan resmi dari pihak Youtube. Yang bisa dipastikan bahwa sudah nyata Google menghapus jutaan akun yang dianggap spam dan menyebarkan hal –hal berbau pembajakan selama 2016.
Jadi, tetap kreatif dan selalu Senang Video ya pembaca!


Monday, December 5, 2016

Ini Lho 3 Aplikasi Editing Video Android yang Paling Cocok Untuk Youtuber


Memonetasi (menghasilkan pundi – pundi rupiah) lewat videografi memang banyak macamnya. Salah satu yang kini paling populer adalah dengan memanfaatkan situs berbagi video global YouTube.

Lewat konten yang kini telah dibeli raksasa dunia IT Google ini, memang siapapun bisa menghasilkan rupiah atau dolar, tentu dengan syarat – syarat tertentu.

Karenanya kini banyak Youtuber yang bermunculan, dengan memanfaatkan si ponsel pintar alias smatphone sebagai media berkarya mereka di Youtube. Untuk urusan mengambil gambar, tentu kita tidak perlu meragukan kemampuan smartphone. Bahkan beberepa smartphone sudah memeliki resolusi super tinggi hingga 4K.

Tapi yang banyak menjadi masalah adalah pada proses editing atau pasca produksi. Di Apps Store misalnya, memang sudah banyak bertebaran aplikasi edit video, namun tidak semuanya tepat dan nyaman untuk digunakan.

Nah, karennya saat ini Senang Video, akan mengulas 3 aplikasi editing video di HP yang paling nyaman, lancar dan cepat untuk digunakan.

1.     Viva Video Pro

Aplikasi yang satu ini memang sudah sangat terkenal di kalangan Youtuber. Beban minim dan sangat mudah digunakan menjadi keunggulan utama dari Viva Video.
Memang untuk yang versi Pro anda harus mengeluarkan sejumlah dana kurang lebih Rp 300.000. Namun dibandingkan versi free nya, VivaVideo Pro jauh memiliki banyak keunggulan, salah satunya adalah bebas dari watermark, atau tanda air.


VivaVideo adalah salah satu aplikasi kamera video & editor video terbaik di bursa Android. Aplikasi ini memiliki 100 juta pengguna di seluruh dunia dan telah beberapa kali menjadi unggulan di Google Play dengan menerima peringkat sebagai aplikasi editor video dan pembuat video gratis Nomor 1 di lebih dari 70 negara. 

Dengan VivaVideo, Anda dapat dengan mudah membuat kisah video dan membagikannya kepada teman dan keluarga, mengubah momen indah sehari-hari menjadi sebuah karya seni.

VivaVideo versi Pro memiliki beberapa fitur ekstra berikut:

- Video tanpa tanda air
- Durasi video tanpa batas

#Fitur Utama VivaVideo V4
+ Lensa Kamera Video Kreatif
- Mendukung opsi Multi capture: Dasar/Selfie/FX/Lucu/Video Musik/Kolase
- Kamera selfie eksklusif dengan tujuh lensa mengagumkan
- Gunakan sembilan lensa lucu untuk menampilkan "kecakapan gurauan" Anda
- Abadikan video secara khusus untuk Instagram & Vine

+ Pembuat Film Foto KEREN
- Cara terbaik untuk menyulap foto Anda menjadi mahakarya film dan menciptakan video tampilan slide dengan beberapa kali klik saja!

+ Pembuat Kolase Video (PIP) Unik
- Gabungkan beberapa klip menjadi satu cerita menggunakan templat kolase yang keren & mewah.


2.     AndroVid Video Editor
Ini adalah aplikasi edit video terbaik untuk editing video standard dengan fitur seperti trimming, merging, splitting, dan transcoding.
Fitur:
Aplikasi ini juga memungkinkan untuk menambah teks, lagu atau bahkan efek video. Semua fitur standard yang kamu butuhkan untuk mengedit video ada dalam apllikasi ini. Kamu bisa mengedit video baik dari smartphone kamu atau dari video berkualitas tinggi.

Jika kamu butuh sebuah aplikasi editing video yang bisa melakukan semua fitur yang ada di aplikasi editing video berbayar, aplikasi ini bisa menjadi pilihan.
Dan yang lebih penting lagi aplikasi ini free alias gratis dan bisa anda unduh langsung di Play Store.

3.     Quik Video Editor for GoPro

Quik sebenarnya adalah perangkat editor video khusus untuk GoPro. Namun saat ini Quick sudah bisa diunduh secara bebas, dan bisa diaplikasikan untuk semua hasil video dari ponsel Android.
Bagi anda yang mementingkan kecepatan dalam editing, karena ingin segera di upload, seperti namanya, Quik yang berarti cepat, aplikasi ini jelas jadi pilihan yang sangat pas.

Mudah digunakan, memiliki beberapa opsi editing video dan juga filter warna, membuat Quik, jadi salah satu pilihan utama penulis, saat ingin membuat liputan cepat, dan segera diunggah.
Sama seperti AndroVid, Quik juga bisa diunduh secara gratis.

Itulah tiga aplikasi video editor, yang mungkin berguna bagi anda seorang youtuber yang memiliki senjata utama smartphone untuk bisa menunjukkan karya terbaik anda kepada dunia.


Monday, November 28, 2016

3 Kamera Video Handal dan Murah, Yang Cocok Untuk Vlogging


Vlogging atau video blog sekarang memang menjadi tren baru di masyarakat. Entah itu selebritis atau masyarakat biasa kini banyak yang mencoba mengabadikan kegiatan mereka dalam sebuah bentuk video yang kemudian mereka unggah ke dunia maya, baik untuk kepentingan komersial atau sekedar bersenang- senang saja.
Nah, melihat kebutuhannya untuk melakukan vlog memang diperlukan kamera dengan spesifikasi dan karakter khusus. Bukan sekedar gambar yang menawan, namun juga harus praktis dan mudah dibawa kemana- mana. Dan berikut adalah tiga kamera berharga murah yang dijamin bikin kegiatan vlog kalian jadi makin greget, dan yang penting ga bikin kantong jebol :
1.       Xiaomi Yi
Harga (Rp 1- 3juta )
Action cam yang banyak dinilai sebagai Go Pro killer asal China ini memang sekarang paling banyak dipakai vlogger di tanah air. Harga yang murah, dengan kelengkapan asesoris dan sparepart yang melimpah di pasaran, serta kualitas gambar yang OK punya (HD),  memang membuat Yi cam menjadi favorit banyak kalangan.

Hanya saja yang menjadi kekurangan dari Yi cam adalah tidak adanya LCD untuk mengintip gambar kita, khususnya untuk di rotasi, padahal vlogger sangat memerlukan hal ini untuk bisa mengabadikan dirinya sendiri. Memang hal ini bisa diatasi dengan memonitor dari layar hape, tapi tetap saja membuatnya jadi kurang praktis.

2.       Sony DSC-WX500
(Rp 3 – 3.5 juta )
Kamera pocket digital keluaran pabrikan asal Negeri Matahari terbit ini juga bisa lho jadi andalan kalian untuk lakukan vlogging. Dengan model yang minimalis serta lensa khas Sony yang super tajam membuat DSC-WX500 sudah tak perlu diragukan lagi kehandalan gambarnya. Keunggulan lain dari kamera yang punya body warna putih ini ada di layar LCD nya yang sudah bisa dirotate, sehingga kalian tidak perlu bingung lagi untuk memantau penampilan kalian saat mau nge-vlog. 

Keunggulan lain dari kamera dengan warna hitam dan putih ini adalah pada image stabilitation nya yang memungkinkan gambar akan tetap stabil meskipun kita sedang bergerak-gerak. Selain itu adanya fasilitas WiFi juga membuat kalian akan sangat mudah untuk melakukan transfer gambar.
Kekurangan dari kamera ini ada pada hargnya yang mungkin kurang ramah di kantong. Tapi dengan segala fasilitasnya sih ga ada ruginya meminang si DSC- WX500 ini. Apalagi kalau kalian bisa menemukan yang seken dan yang punya lagi BU pasti bisa murah deh. Hehehe..

3.       Canon PowerShot N dan N2
(Rp 1.5 – 2.5juta)
Inilah rasanya   kamera pocket yang dibikin Canon khusus untuk vlog. Bentuknya super simpel dengan tombol yang sangat minimalis, serta layar LCD yang bisa di flip 180 derajat, serta kualitas gambar yang menawan denga format full HD membuatnya menjadi kamera yang paling bisa memenuhi kebutuhan vlogger.

Kekurangan dari kamera dengan bentuk unik ini ada pada ketersediaannya. Tidak banyak toko dan penjual yang menyediakan Poweshot N atau N2 di Indonesia. Namun jika kamu memang bisa menemukannya, niscaya hasil vlog kalian bakal keren habis.

semoga sedikit ulasan tentang berbagai kamera yang cocok untuk vlogging tadi bisa membantu kalian untuk mentukan kamera mana yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan serta kantong kalian masing-masing.



Tuesday, August 2, 2016