Friday, June 24, 2016

Sudut Pandang pengambilan Gambar dan Berbagai tehknik nya



Sudut pandang atau biasa disebut dengan angle merupakan satu  ilmu dasar yang wajib dimiliki oleh semua videografer. Mengapa begitu? Karena seorang videografer mengemban tugas mulia untuk bisa membuat gambar terbaik dan tercantik sebagai inti dari pekerjaan videografi. Nah, gambar yang cantik bisa anda buat melalui penempatan sudut yang tepat dengan angle.
Ada beberapa angle utama yang perlu kita ketahui dan pelajari. Berikut jenis-jenis angle tersebut, beserta dengan fungsi pemakaiannya.



Sudut Pengambilan Kamera




  1. High Angle (Bird eye view)

              Posisi kamera lebih tinggi dari obyek yang diambil.

  1. Normal Angle

Posisi kamera sejajar dengan ketinggian mata obyek yang diambil.

  1. Low Angle (Frog eye view)

Posisi kamera lebih rendah dari obyek yang diambil. Sudut ini berfungsi untuk membuat objek utama terkesan besar, powerfull, dan menguasai kondisi.

  1. Obyektive Kamera

Tehnik pengambilan di mana kamera menyajikan sesuai dengan kenyataannya.

  1. Subyektive Kamera

Tehnik pengambilan di mana kamera berusaha melibatkan penonton dalam peristiwa. Seolah-olah lensa kamera sebagai mata si penonton atau salah satu pelaku dalam adegan.

Tekhnik dan Istilah Pengambilan Gambar Dalam Videografi

  1. CU (Close Up)

Shot yang menampilkan dari batas bahu sampai atas kepala. Angle ini berfungsi untuk bisa menampilkan objek secara utuh dan detail.

  1. MCU (Medium Close Up)

Shot yang menampilkan sebatas dada sampai atas kepala. Biasanya angle ini diperuntukkan untuk mempertegas objek utama dalam sebuah frame yang terdapat banyak objek disana.

  1. BCU (Big Close Up)/ Extreme Close Up

Shot yang menampilkan bagian tubuh atau benda tertentu sehingga tampak besar dan sangat dekat. Misal : wajah manusia sebatas dagu sampai dahi. Shot yang satu ini berfungsi untuk bisa memberikan detail fokus sebuah objek. Seperti anda ingin menggambarkan kemarahan seseorang, anda bisa melakukan BCU pada bagian mata talent yang tampak memerah.

  1. MS (Medium Shot)

Shot yang menampilkan sebatas pinggang sampai atas kepala. Biasanya diambil dalam wide, berbeda dengan MCU, medium shot lebih bersifat umum dan general tanpa harus ada objek utama sebagai titik fokus.

  1. TS (Total Shot)

Shot yang menampilkan keseluruhan obyek. Shot ini berarti semua objek yang akan menjadi target shot kita hadir dalam satu frame.  Digunakan setelah pengambilan dengan ES Shot.

  1. ES (Establish Shot)

Shot yang menampilkan keseluruhan pemandangan atau suatu tempat untuk memberi orientasi tempat di mana peristiwa atau adegan itu terjadi. Biasa ES digunakan sebagai opening dalam sebiah paket tayangan video, khususnya untuk liputan berita, dokumentasi,dan features

  1. Two Shot

Shot yang menampilkan dua orang, di dalam satu frame.

  1. OSS (Over Shoulder Shot)

Pengambilan gambar di mana kamera berada di belakang bahu salah satu pelaku, dan bahu si pelaku tampak atau kelihatan dalam frame. Obyek utama tampak menghadap kamera dengan latar depan bahu lawan main.

Istilah apengambilan Gambar Seusai Gerakan Kamera


  1. Panning
Panning adalah gerakan kamera secara horizontal (posisi kamera tetap di tempat) dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
Pan right : gerak kamera mendatar dari kiri ke kanan.
Pan left : gerak kamera mendatar dari kanan ke kiri.

  1. Tilting
Tilting adalah gerakan kamera secara vertikal (posisi kamera tetap di tempat) dari atas ke bawah atau sebaliknya.
Tilt up : gerak kamera secara vertikal dari bawah ke atas.
Tilt down : gerak kamera secara vertikal dari atas ke bawah.

  1. Tracking
Track adalah gerakan kamera mendekati atau menjauhi obyek.
Track in : gerak kamera mendekati obyek
Track out : gerak kamera menjauhi obyek

  1. Shaking
Pengambilan gambar dengan gaya 1st person artinya kamera seperti sudut pandang seseorang, dimana kamera dibawa dengan berjalan sesuai gerakan seseorang tersebut.


0 comments:

Post a Comment